INTERNET
ADDICTION DISORDER
(
KECANDUAN INTERNET )
A. PENGERTIAN
Internet Addiction Disorder (IAD)
atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan
dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game
online, chatting dan lain-lain.Adiksi terhadap internet terlihat dari intensi
waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku di depan komputer atau segala
macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, dimana akibat banyaknya
waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dengan
kehidupan mereka yang terancam diluar sana, seperti nilai yang buruk disekolah
atau mungkin kehilangan pekerjaan dan bahkan meninggalkan orang-orang yang
mereka sayangi. Beberapa bentuk gejala kecanduan ditunjukkan dengan kurangnya
tidur, kelelahan, nilai yang buruk, performa kerja yang menurun, lesu dan
kurangnya fokus. Penderita juga cenderung kurang terlibat dalam aktivitas dan
hubungan sosial. penderita akan berbohong tentang berapa lama waktu yang mereka
gunakan untuk online dan juga tentang permasalahan-permasalahan yang mereka
tunda karenanya.Ketidakmampuan seseorang dalam mengontol diri untuk terkoneksi
dengan internet dan melakukan kegiatan bersamanya adalah cikal bakal dari
lahirnya bentuk kecanduan
B. KASUS
TEMPO.CO, Surakarta –
Yayasan Sahabat Kapas menilai kecanduan anak-anak pada game online sudah
seperti kecanduan seseorang kepada narkotik. Sebab, ketika ingin bermain dan
tidak punya uang, anak akan melakukan segala cara, termasuk berbuat
kriminal.mereka bisa terbawa untuk berperilaku agresif, meniru apa yang dilihat
di permainan, misalnya untuk permainan yang berkaitan dengan peperangan.
C.
PENYELESAIAN
Solusi
mengatasi kecanduan game online orang tua agar memberikan
alternatif kegiatan. Anak usia 7-18 tahun semestinya bisa melakukan kegiatan
yang lebih bermanfaat daripada sekadar menghabiskan waktu bermaingame
online.orang tua untuk secara intens menjalin komunikasi dengan anaknya.
Kemudian mengubah cara berkomunikasi, dari semula selalu menuntut, beralih
menjadi pendamping dan teman bagi si anak.
No comments:
Post a Comment