ARSITEKTUR KOMPUTER DAN
STRUKTUR KOGNITIF MANUSIA
A.
Arsitektur
Komputer
1.
Pengertian
Arsitektur Komputer
Arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan
sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara
berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah
komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target
biayanya.
Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer
adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari
suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem
komputer.
Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah
arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini
digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann
ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit
Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan &
hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas
kawat, “bus”.
Arsitekturkomputer
adalah konsep perencanaan dalam sebuah sistem
komputer. Di dalam arsitektur komputer juga terdapat struktur pengoprasian
dasar dari perangkat komputer itu sendiri. Bagaimana nantinya komputer yang
akan dirancang dapat beroperasi secara semestinya.
2.
Tingkatan dalam Arsitektur Komputer
Ada sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi
sistem komputer. Perbedaan paling sederhana diantara tingkatan tersebut adalah
perbedaan antara hardware dan software.
Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer. Pada tingkatan ini Hardware sebagai
tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini
“layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware,
menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung software dengan
memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
Multilayerd Machine. Tingkatan dasar arsitektur komputer
kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai
“multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas
beberapa layer hardware.
1)
CPU (Central
processing Unit), yang mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain
dan mengubah input menjadi output.
·
Primary storage
(penyimpanan primer), berisi data yang sedang diolah dan program
·
Control unit (unit
pengendalian), membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem
·
Aritmatika and logical
Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan matematika dan logika
2)
Unit Input, memasukkan data ke dalam primary storage
3)
Secondary storage (penyimpanan sekunder), menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data
saat tidak digunakan
4)
Unit Output, mencatat hasil pengolahan
3.
Komponen pada Arsitektur Komputer menjadi 4, yaitu :
1) Input
Input (Masukan) Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer yang berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan.
Input (Masukan) Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer yang berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan.
2) Pemroses
Sebuah komponen komputer yang bekerja untuk mengolah data yang masuk kedalam komputer.
Sebuah komponen komputer yang bekerja untuk mengolah data yang masuk kedalam komputer.
3) Penyimpanan
Sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data baik sementara atau selamanya.
Sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data baik sementara atau selamanya.
4) Output
Output (Keluaran) Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
keyboard berfungsi memasukkan data baik berupa huruf, angka, atau symbol.
Output (Keluaran) Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
keyboard berfungsi memasukkan data baik berupa huruf, angka, atau symbol.
B.
Struktur kognisi manusia
Sebelum membahas apa itu struktur kognisi manusia, ada
baiknya kalau kita mengartikan kata struktur dan kognisi terlebih dahulu untuk mempermudah kita
dalam memahaminya. Menurut Prof. Benny H. Hoed (dalam Ekky, 2012) struktur
adalah bangun (teoritis) yang terdiri atas unsur-unsur yang berhubungan satu
sama lain dalam satu kesatuan, sedangkan kognitif, Menurut Drever (Solihin,
2012) disebutkan bahwa kognisi adalah
istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi,
penangkapan makna, penialain, dan penalaran. Dan Menurut Chaplin (2002)
dikatakan bahwa kognisi adalah konsep umum
yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat,
memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan
menilai.
C.
Kaitan antara Struktur Manusia dan
Arsitektur Manusia
Komputer dan kognisi memiliki
persamaan dalam hal memproses informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur
komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan dan struktur
pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, maka kognisi manusia pun mampu
melakukan sebuah perencanaan dan turut berperan penting dalam pembuatan suatu
sistem dari komputer.
Manusialah yang menciptakan
komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan maksud
mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak yang
melakukan proses memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui
aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan,
berbahasa yang disebut sebagai kognisi. Hal ini juga behubungan dengan kognitif
manusia dalam mengingat informasi.
D. Kelebihan dan Kekurangan
Sehingga analisa yang mendasar antara struktur kognisi
manusia dan arsitektur komputer adalah :
Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau
komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan
berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk
suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi
seorang manusia. Mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan
struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, kompleks namun tidak
sekompleks kognisi manusia. Arsitektur komputer ini merupakan rencana deskripsi
fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan
proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan
dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU
akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori
cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer
adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC.
E.
Perbedaan antara arsitektur komputer dan
struktur kognisi manusia
Kelebihan dan kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu :
Kelebihan:
1) Memiliki
processor yang berjumlah lebih dari satu
2) Bisa
digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
3) Dapat
membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
4) Kecepatan
kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)
Kekurangan:
1) Karena
ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
2) Harganya
sangat mahal
3) Interface
dengan pengguna masih menggunakan teks
4) Membutuhkan
daya listrik yang sangat besar
Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu
:
Kelebihan :
1) Struktur
kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
2) Banyak
memberi motivasi agar terjadi proses belajar
3) Mengoptimalisasikan
kerja otak secara maksimal
Kekurangan
:
1) Membutuhkan
waktu yang cukup lama
2) Terkadang
sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu
masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka
Di era globalisasi saat ini
banyak sekali permainan yang menggunakan teknologi yang canggih, diantaranya
yaitu komputer. Permainan dengan penggunaan teknologi komputer tersebut dapat
kita jumpai salah satunya pada acara “Eat Bulaga Indonesia” (Indonesia Pintar)
yang ditayangkan oleh salah satu tv swasta. Permainan tersebut menggunakan
komputer, yang dilakukan /dimainkan oleh dua orang. Cara bermainya yaitu, satu
orang menggunakan helm yang di atas helm tersebut terdapat tulisan/kata yang
akan ditebak oleh rekan mainnya. Permainan tersebut menggunakan waktu yang
telah ditentukan, mereka harus menebak “karakteristik” misalnya “sawi putih”
teman yang menebak tidak boleh langsung menyebutkan “sayuran” tetapi harus
menunggu teman yang menggunakan helm tadi menjawab apa yang disebutkan oleh
temannya.
Dalam kuis tersebut, dapat
menggambarkan arsitektur komputer melalui keluarnya tulisan melalui helm yang
digunakan peserta untuk menebak dan peserta dituntut menggunakan kognisinya
dalam proses mengingat.
Sumber :
B.R. Hergenhahn &
Matthew H. Olson, Theories of Learning, terj. Tri Wibowo.
Solso, M. (2008). Psikologi kognitif. Jakarta :
Erlangga
Mastur.(2011). Piaget dan teori