A. Pendahuluan
Tugas kali ini membahas tentang
Psikologi Manajemen dan Organisasi. Sebagai mahasiswa psikologi tentunya sudah
tahu apa itu psikologi, tapi bagaimana dengan Psikologi Manajemen? Psikologi
berasal dari kata psyche yang artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengetahuan.
Jadi psikologi berarti ilmu pengetahuan tentang jiwa atau ilmu jiwa. Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) psikologi adalah ilmu yang berkaitan dengan
proses – proses mental yang berpengaruh pada perilaku. Sedangkan manajemen
secara etimologis yaitu seni mengatur dan melaksanakan. Menurut KBBI manajemen
adalah pemanfaatan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan atau
sasaran yang dimaksudkan. Organisasi adalah kelompok kerja sama antara
orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama
B. Psikologi
Manajemen
Psikologi manajemen adalah ilmu tentang
bagaimana mengatur / me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan.
Dengan ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi, diketahui bahwa unsur SDM
ternyata merupakan yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun.
Pasalnya, ilmu psikologi yg memang berpusat pada manusia, mampu mengintervensi
berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan,
dsb dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM
yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan. Ilmu psikologi berpusat pada manusia, dan mampu
mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja,
keterampilan, dsb dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa
dicapai kinerja SDM yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan.
Dengan adanya psikologi manajemen, kinerja SDM akan terkontrol dengan baik dan
tingkat produktivitas meningkat.
·
Teori
Manajemen
Kata
Manajemen berasal dari bahasa
Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan
mengatur. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia
(1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutama dalam
konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang
berarti "tangan". Bahasa
Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement,
yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Perkembangan
manajemen yang sangat cepat melalui studi di perguruan tinggi memunculkan
teori-teori manajemen dari berbagai aliran. Teori-teori itu dapat dikelompokkan
ke dalam enam aliran berikut.
1. Aliran Klasik
Aliran
klasik mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen.
Perhatian dan kemampuan manajemen diarahkan pada penerapan fungsi-fungsi
tersebut.
2. Aliran Perilaku
Aliran
ini juga sering disebut aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini
memusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya manajemen memahami
manusia. Aliran ini menggunakan disiplin ilmu psikologi dan sosiologi dalam
menerapkan teori-teorinya.
3. Aliran Manajemen Ilmiah
Aliran
ini menggunakan ilmu matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan
teori-teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana
utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
4. Aliran Analisis Sistem
Aliran
ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain
dalam mengembangkan teorinya. Contohnya, bagian kepegawaian mengatakan bahwa
keberhasilan dalam memotivasi pegawai akan meningkatkan keuntungan perusahaan.
Menurut aliran ini, memotivasi pegawai akan dilihat hubungannya dengan
kesejahteraan, penggajian, jam kerja, jaminan hari tua, dan faktor lainnya.
5. Aliran Manajemen Berdasarkan Hasil
Aliran
manajemen berdasarkan hasil (management by objective) diperkenalkan pertama
kali oleh Peter Drucker pada awal tahun 1950-an. Aliran ini memfokuskan
pemikiran pada hasil-hasil yang dicapai, bukan pada interaksi kegiatan
karyawan.
6. Aliran Manajemen Mutu
Aliran
manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan
pelanggan (konsumen). Oleh karena itu, fokus utama aliran manajemen mutu adalah
pelanggan, sebagai pihak yang berhak mengatakan apakah barang atau jasa yang
dihasilkan bermutu atau tidak.
4
Fungsi Manajemen :
- Perencanaan (Planning)
Proses yang
menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang
akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan
organisasi.
- Pengorganisasian (Organizing)
Proses yang
menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam
perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh,
sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa
semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna
pencapaian tujuan organisasi
- Pengarahan dan pengimplementasian (Directing/Leading)
Proses
implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi
serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan
tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi
- Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
Proses yang
dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,
diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang
diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis
yang dihadapi.
C. Organisasi
Organisasi
merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan melalui
pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan seorang pimpinan dengan
organisasi yang tercipta di perusahaan yang bersangkutan. Menurut Boone dan
Katz organisasi didefinisikan sebagai berikut : Organisasi adalah suatu proses
tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan.
Dari definisi di
atas dapat disimpulkan bahwa organisasi mencakup 3
elemen pokok :
1. Interaksi
manusia.
2. Kegiatan yang
mengarah pada tujuan.
3.
Struktur organisasi itu sendiri.
Ciri-Ciri Organisasi
1. Lembaga
sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang
ditetapkan.
2. Dikembangkan
untuk mencapai tujuan
3. Secara sadar
dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
4. Instrumen
sosial yang mempunyai batasan yang secara relative dapat diidentifikasi.
- Teori Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik
Teori
ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”.
Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan
sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta
memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku tidak mengandung
kreatifitas. Definisi organisasi menurut teori klasik : Organisasi merupakan
struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, perananperanan,
kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain apabila orang bekerja
sama. Teori organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal.
Empat unsur pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal :
a. Sistem
kegiatan yang terkoordinasi
b. Kelompok
orang
c. Kerjasama
d. Kekuasaan dan
Kepemimpinan
Sedangkan
menurut penganut teori klasik suatu organisasi tergantung pada empat kondisi
pokok: kekuasaan, saling melayani, doktrin, disiplin. Sedangkan yang dijadikan
tiang dasar penting dalam organisasi formal adalah:
a. Pembagian
kerja (untuk koordinasi)
b. Proses skalar
dan fungsional (proses pertumbuhan vertikal
dan horizontal)
c. Struktur
(hubungan antar kegiatan)
d. Rentang
kendali (berapa banyak atasan bisa mengendalikan
bawahan).
2. Teori Administrasi
Teori
ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa dan James D.
Mooney, Allen Reily dari Amerika. Henry Fayol (1841-1925): Seorang industrialis
asal Perancis tahun 1916 menulis sebuah buku “Admistration industrielle et
Generale” diterjemahkan dalam bahasa Inggris 1926 dan baru dipublikasikan di
Amerika 1940. Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori
administrasi:
a. Pembagian
kerja
b. Wewenang dan
tanggung jawab
c. Disiplin
d. Kesatuan
perintah
e. Kesatuan
pengarahan
f. Mendahulukan
kepentingan umum
g. Balas jasa
h. Sentralisasi
i. Rantai Skalar
j. Aturan
k. Keadilan
l. Kelanggengan
personalia
m. Inisiatif
n. Semangat
korps
Kegiatan
Manajerial atau “Fayol’s Functionalism” yaitu:
a. Perencanaan
b.
Pengorganisasian
c. Pemberian
perintah
d.
Pengkoordinasian
e. Pengawasan
James
D. Mooney dan Allen Reily :1931) Menerbitkan sebuah buku “Onward Industry” inti
dari pendapat mereka adalah “koordinasi merupakan faktor terpenting dalam
perencanaan organisasi”. Tiga prinsip yang harus diterapkan dalam sebuah
organisasi menurut mereka adalah:
a. Prinsip
Koordinasi
b. Prinsip
Skalar dan Hirarkis
c. Prinsip
Fungsional
3. Teori Manajemen Ilmiah
Dikembangkan
tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor Definisi Manajemen Ilmiah: “Penerapan
metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau
“Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja”. Frederick Winslow
Taylor menuangkan ide dalam tiga makalah: “Shop Management”, “The Principle Oif
Scientific Management” dan “Testimony before the Special House Comitte”. Dari tiga
makalah tersebut
lahir sebuah buku “Scientific Management”. Berkat jasa-jasa yang sampai
sekarang konsepnya masih dipergunakan pada praktek manajemen modern maka
Frederick Winslow Taylor dijuluki sebagai “Bapak Manajemen Ilmiah”. Empat
kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
a. Menggantikan
metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.
b. Mengadakan
seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
c. Pengembangan
ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan
pengembangan secara ilmiah perlu
intregasikan.
d. Perlu
dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk
mencapai manfaat manajemen ilmiah
4. Teori Neo Klasik
Aliran
yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori
Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik
dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada
“pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun
kelompok kerja”. Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo
menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku
tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari
pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam
organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh factor social dan budaya terhadap
organisasi. Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang
dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di
Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang
dilakukan Elton Mayo seorang riset dari Western Electric menyimpulkan
bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi kerja karyawan
dipandang sebagai faktor penting peningkatan produktifitas. Dalam pembagian
kerja Neoklasik memandang perlunya:
a. Partisipasi
b. Perluasan
kerja
c. Manajemen
bottom_up
5. Teori Modern
Teori
ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya
yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa
Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi.
Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu
kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan
sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi
organisasi merupakan sistem terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila
ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan
lingkungan.
D. Analisis
Menurut hasil analisa, Psikologi
Manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur / me-manage sumber daya yang
ada untuk memenuhi kebutuhan. SDM juga merupakan faktor yang penting dalam
me-manage segala sumber daya untuk memenuhi kebutuhan. Dan organisasi adalah kelompok
kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama.
Untuk mencapai tujuan organisasi dikembangkan dan dipertahankan pola-pola
perilaku yang cukup stabil dan dapat diperkirakan sebelumnya. Organisasi tetap
ada meskipun orang-orang atau anggota-anggota organisasi berubah-ubah.
Sumber :
Munandar,Ashar
Sunyoto.2014.Psikologi Industri dan Organisasi.Jakarta.Universitas
Indonesia(UI-Press)
Tim Prima
Pena.Edisi Terbaru.Kamus Besar Bahasa Indonesia.Gitamedia Press
No comments:
Post a Comment